Tuesday, July 14, 2015

Apakah Memsak, Mencuci, dan Mengurus Anak itu Tugas Istri? Berikut Penjelasannya


Tentang "Memasak, Mencuci, dan Mengurus anak bukan tugas Istri"...
Ada hal menarik dalam beberapa minggu terakhir ini tentang artikel yang banyak dishare oleh para wanita, baik yg sudah menikah ataupun yg belum. Artikel itu menceritakan percakapan antara seorang ibu dengan anak laki-lakinya yg akan menikah sedangkan calon istrinya belum bisa masak dan mengurus rumah. Lalu ibu itu menceritakan bahwasanya masak, mencuci dan mengurus rumah adalah tugas suami, bukan tugas istri.
Sangat disayangkan lagi. Artikel ini ditelan mentah-mentah oleh kau wanita kebanyakan, meskipun alhamdulillah ada wanita yg sadar akan kodratnya lgsg berkomentar: "ini artikel menyesatkan, ini tulisan orang yahudi dan bla bla...". Yg lbih lgi ada jg wanita yg bekomentar:"woiii..lu sadar dong, suami lu udh capek2 kerja diluar, masa lu ongkang2 kaki doang.. Bla bla bla"...
Dan ketika istri saya komen ttg ini, ada seorang wanita yg katanya penulis buku tentang kisahnya jalan2 keluar negri dan berkata:" diarab itu mereka semua pakai pembantu kaleee, ada baby sitternya." Saya bingung, itu arab yg mana yah? Memangnya dia sudah lama tinggal diarab? Dan sering bergaul dengan orang arab dan tau bagaimana rumahnya? Atau cuma melihat di mal saja dimana banyak wanita arab yg bawa pembantu? Di indonesia juga banyak yg bawa pembantu di mal2 dan rumah sakit. Karna banyak juga yg tinggal diarab, tp tidak bergaul dekat dengan orang arab. Lalu saya ceritakan hal ini dengan teman2 saya orang arab di oman ini dikantor, dan mereka langsung tertawa terbahak2. Saya pernah berkunjung ke rumah sahabat saya orang oman arab asli, dan semua pekerjaan rumahnya istrinya yg melakukan dan dibantu oleh adek istri yg perempuan, dan saya perhatikan ibu mertuanya sangat cekatan membimbing anak2nya. Sewaktu saya tinggal dimesir menyelesaikan sekolah s1, saya memperhatikan sangat jarang orang mesir memiliki pembantu, kecuali mereka betul2 orang mampu. Lalu yg dimaksudkan mba ini arab mana yah? Hehe atau mungkin mba ini lebih tau banyak hal, karna sudah keliling negara kai yah...
Di daerah saya di bengkulu, jikalau istri tidak pandai mengurus rumah dan memasak, itu merupakan suatu "aib". Orang akan melihat jika orang tuanya sudah tidak 'becus' mendidik anak perempuannya.
Yang lebih disayangkan lagi, setiap artikel yg saya perhatikan yg sangat menguntungkan wanita yg sifatnya wanita itu tidak harus capek2, tidak harus bekerja, dirumah saja, dan cukup TAAT saja, itu sangat banyak wanita menyukainya, saya tidak habis fikir, nanti kalaulah dia dapat suami pasti yg tidak jauh dari dia sifatnya, maunya enak sendiri hehe fairkan, yg baik dapat yg baik, yg seperti itu dapatnya yah yg seperti itu.
Terlebih lagi, bahasa TAAT sama suami saat ini sudah menjadi sempit. Tanpa harus memberikan servis kepada suami, itu sudah digolongkan sebatai "istri TAAT". Karna kenapa, karna menurut mereka seperti halnya sumur dapur kasur tadi bukan tugas istri. Mantappp...
Dunia ini menurut saya sangat berimbang, ketika anda tidak memberikan pelayanan terbaik anda kepada suami, jangan berharap suami memberikan yg terbaik untuk anda. Jika saya mengingat kembali bagaimana ketika rasul setiap pulang ke rumah, pasti aisyah selalu menyiapkan segelas susu untuk rasul, coba kita lihat bagaimana kekuarga rasul mencontohkan, datang aja udah dikasih minuman, apalagi yg lainnya.
Saya lalu teringat lagi dengan hadis fatimah yg menumbuk gandum (emangnya sekarang, gandumnya udah jadi tinggal masak, itupun masih banyak wanita yg mengeluh). Lalu fatimah ingin meminta pembantu kepda ayahnya rasulullah, tp tidak diberikan dan tidak dikabulkan oleh rasul. Lalu rasulullah megatakan banyak hal tentang bgaimana pahalanya yg luar biasa bagi istri yang memberikan pelayan terbaiknya untuk suaminya.
Lalu saya teringat lagi dengn kisah umar bin khattab, orang yg paling ditakuti kala itu, ketia beliau menjadi khalifah, ada sahabat yg datang ingin mengeluhkan sifat cerewet istinya, lalu ketika sampai dirumah umar, ia mendapati istri umar sedang mengomeli umar bin khattab dan itu dirasakan sahabat lebih cerewet dr istrinya. Kemudian sahabat ini mengurungkan niatnya, lalu umar mengejar lelaki ini, ia mengatakan wahai sahabat, adakah engkau memiliki urusan yg penting denganku, lau sahabat ini menjawab, sebenarnya aku ingin mengadukan perihal istriku yg sangat cerewet sehingga membuat aku pusing, tatkala aku krumahmu, aku mendapati ternyata istrimu lebih cerewet dr istriku dan engkau diam saja saat diomeli. Kemudian umar menjawab: sesungguhnya ia telah menyiapkan makanan untukku, dia telah membuatkan roti untukku, mencucikan bajuku dan melahirkan dan mendidik anak-anakku. Jadi omelan dia itu tidak sebanding atas apa yg telah ia korbankan untukku.
Kisah diatas menjelaskan kepada kita, umar yg sangat sangar dihadpan orang tp ia lemah lembut dengan istrinya itu KARNA istrinya juga telah memberikan pelayan tebaiknya. Jadi wahai anda para wnita, jangan meminta suami anda seperti Umar sedangkan anda tidak melakukan apa yg telah istri umar lakukan.
Bahkan, Saya yakin para suami juga akan membantu kerjaan istrinya jika istrinya mengerjakan banyak hal yg mungkin tidak dapat dilakukan istrinya sendiri. Saya juga termasuk yg sering membantu istri karena rasulullah mengajarkan itu, beliau adalah suami terbaik dan menjadi contoh dan teladan kita.
Saya juga ga habis fikir, ada lagi artikel yg mencatut kisah umar diatas dengan mengatakan: "kenapa umar tidak marah ketika diomeli istrinya, karna umar faham kalau masak, nyuci dan ngurus anka itu bukanlah tugas istri, jadi istrinya telah membantunya." MasyaAllah, enak bgt yah nyimpulin sendiri dan seenaknya, apalagi banyak wanita yg setuju dan nge share. Yang saya fikirkan, jikalau kalimat diatas ditelan mentah2 oleh para istri lalu ia membantah suaminya, lalu terjadilah perpecahan rumah tangga lalu bercerai, penulis artikel nya adalah orang yg paling bertanggung jawab dan diminta peranggung jawabannya nanti karena telah menyebarkan itu dan menyebarkan kebohongan atas nama islam.
Saya sebagai suami selalu ingin memberikan yang terbaik untuk istri saya, dari hal yg kecil smpai hobinya keliling dunia itu masuk dalam planning keuangan saya, mungkin sebagian wanita akan bilang, enak yah jd dia, setiap tahun keliling negara, karna bagi saya, karna istri saya sudh memberikan yg tebaik untuk saya, sayapun tidak mau kalah memberikan yg terbaik untuknya.
Kemudian saya teringat lagi dengan kisah sahabat wanita yg mengadu kepada rasul ttg suaminya yg pelit sampai kadang makanan dirumah untuk anak2nya saja tidak tersedia ketika mereka lapar, apa kata rasul, :"ambillah uang suamimu meskipun tanpa sepengetahuannya yg cukup untuk kebutuhanmu". Artinya hak wanita itu adalah nafkah yg cukup untuknya, dan itu uang bukan makanan jadi.
Dan sangat disayangkan lagi, pemahaman diatas juga diikuti para akhwat, nauzubillah.
Pda akhirnya, saya ingin mengatakan, apapun yg engkau lakukan, hal itu juga akan kembali kepadamu, jika engkau menjadi ibu dan ayah yg baik, maka kebaikan akan menghampirimu.
Terakhir, saya ingin mengatakan, wahai wanita, engkau adalah makhluk mulia, dari tanganmu akan lahir gnerasi2 hebat, jangan engkau kotori dan nodai kodratmu. Pemimpin2 hebat dunia lahir dari wanita hebat dan tangguh, bukan wanita yg hidup sesukanya dan seenaknya sendiri. Dan Pahalamu sungguh banyak dan melimpah:
- “Sekali suami minum air yang disediakan oleh isterinya adalah lebih baik dari berpuasa setahun”.
-"Makanan yang disediakan oleh isteri kepada suaminya lebih baik dari isteri itu mengerjakan haji dan umrah”
- “Mandi junub si isteri disebabkan jimak oleh suaminya lebih baik baginya daripada mengorbankan 1,000 ekor kambing sebagai sedekah kepada fakir miskin”.
- “Apabila isteri hamil ia dicatitkan sebagai seorang syahid dan khidmat kepada suaminya sebagai jihad”.
- “Pemeliharaan yang baik terhadap anak-anak adalah menjadi benteng neraka, pandangan yang baik dan harmonis terhadap suami adalah menjadi tasbih (zikir)”.
- “Tidak akan putus ganjaran dari Allah kepada seorang isteri yang siang dan malamnya menggembirakan suaminya”.
- “Apabila meninggal dunia seorang dan suaminya redha, nescaya ia dimasukkan ke dalam syurga”. (Hadis Riwayat Tarmizi)
-“Seseorang wanita apabila ia mengerjakan sembahyang yng difardhukan ke atasnya, berpuasa pada bulan Ramadhan, menjaga kehormatan dirinya dan taat kepada suaminya maka berhaklah ia masuk syurga dari mana-mana pintu yang ia suka”.
Dan ingatlah wahai wanita, semua itu terangkum di dalam suatu perkataan iaitu "TAAT"..
Akan tetapi jika engkau melalukan hal2 tersebut karna terpaksa, dianggap seperti pembantu, apa yg kau lakukan hanyalah sia2, sudahlah capek, tidak dapat pahala lagi. Kasiannnn...
Semoga banyak dari wanita yg bener TAAT kepada suaminya, bukan hanya sekedar TAAT di LISAN belaka,
Ya Allah, jadikan lah generasi saat ini yg betul-betul mengharap ridhamu dan mengikuti tuntunanmu dan rasulmu. Dan jadikan para suami menjadi orang yg sangat menyangi istrinya dan para istri sangat taat dan patuh pada suaminya aaamiinn..
Wallahua'lambisshawab

1 comment:

  1. KABAR BAIK!!!

    Ramadan adalah di sini sudah tidak Anda berpikir itu adalah waktu untuk mendapatkan berkah dari Allah bisa Koneksi hari ini dan Anda yakin akan bahagia dengan kasih karunia Allah.

    Nama saya Mia. Saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati karena ada penipuan di mana-mana. Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial, dan putus asa, saya telah scammed oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan menggunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800,000,000 (800 Juta) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dengan tingkat bunga hanya 2%.

    Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya diterapkan untuk dikirim langsung ke rekening saya tanpa penundaan. Karena saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman apapun, silahkan menghubungi dia melalui email: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com dan oleh kasih karunia Allah dia tidak akan pernah mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda mematuhi perintahnya.

    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya ladymia383@gmail.com dan kehilangan Sety saya diperkenalkan dan diberitahu tentang Ibu Cynthia Dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Cynthia Anda juga dapat menghubungi dia melalui email-nya: arissetymin@gmail.com sekarang, semua yang akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman saya yang saya kirim langsung ke rekening bulanan.

    ReplyDelete

Popular Posts